Halmahera Selatan – Di tengah narasi global yang sering membenturkan kepentingan industri besar dengan kesejahteraan masyarakat, Harita Nickel muncul sebagai antitesis. Perusahaan yang beroperasi di Pulau Obi ini membuktikan bahwa kemajuan teknologi hilirisasi nikel dan penjagaan nilai-nilai kemanusiaan bukanlah dua hal yang saling meniadakan, melainkan pilar yang bisa berjalan selaras.
Sebagai pemain kunci dalam rantai pasok global baterai kendaraan listrik (EV), Harita Nickel tidak hanya mengejar target produksi, tetapi juga menempatkan aspek manusia sebagai pusat dari setiap inovasi yang dilakukan.
Kemajuan industri di Pulau Obi ditandai dengan pengoperasian teknologi pemurnian nikel limonit yang canggih. Namun, bagi Harita Nickel, kecanggihan teknologi ini hanyalah alat. Tujuan utamanya adalah menciptakan nilai tambah yang bisa dirasakan langsung oleh manusia—baik karyawan maupun warga sekitar.
Ada tiga area utama di mana Harita Nickel mengintegrasikan nilai kemanusiaan ke dalam kemajuan industrinya:
- Transformasi Sosial Ekonomi: Perusahaan tidak sekadar memberikan bantuan tunai, tetapi membangun ekosistem ekonomi. Melalui pembinaan petani lokal di Pulau Obi, Harita memastikan kebutuhan pangan operasional diserap dari hasil bumi masyarakat. Ini adalah bentuk penghormatan terhadap mata pencaharian asli warga yang diselaraskan dengan kebutuhan industri modern.
- Peningkatan Martabat Pekerja: Keselamatan kerja (K3) di Harita Nickel dipandang sebagai hak asasi, bukan sekadar prosedur operasional. Dengan standar keamanan yang ketat, perusahaan memastikan setiap pekerja berangkat dan pulang dalam kondisi sehat, sambil terus dibekali dengan peningkatan skill teknis agar mereka kompeten di kancah global.
- Pendidikan yang Membebaskan: Melalui beasiswa dan peningkatan mutu guru, Harita memastikan anak-anak di lingkar tambang memiliki kesempatan yang sama untuk mencicipi kemajuan zaman. Perusahaan memandang pendidikan sebagai cara paling terhormat untuk memanusiakan generasi mendatang.
Kemajuan industri hijau yang diusung Harita juga tercermin pada pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab. Penggunaan metode dry stack untuk pengolahan sisa hasil produksi menunjukkan komitmen perusahaan untuk menjaga ekosistem laut yang menjadi sumber penghidupan nelayan lokal. Inilah bukti bahwa teknologi tinggi digunakan untuk melindungi ruang hidup manusia.
Harita Nickel menjadi model bagi industri ekstraktif di Indonesia bahwa profitabilitas dan kemanusiaan dapat tumbuh bersama. Di Pulau Obi, kemajuan bukan lagi tentang gedung-gedung smelter yang megah, melainkan tentang senyum masyarakat yang merasa dilibatkan dan lingkungan yang tetap terjaga.

Harita Nickel juga memanfaatkan perkembangan teknologi untuk menyajikan data yang komprehensif, akurat, dan mudah diakses. Berkat inovasi ini, Harita Nickel berhasil meraih penghargaan GeoInnovation Awards 2025 pada kategori Sustainability Impact

Penghargaan ini diberikan oleh Netralnews sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi Harita Nickel dalam menjaga lingkungan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat menuju target keberlanjutan, Sustainable Development Goals (SDGs).


Komentar