foto atas : karya warga binaan yang di pamerkan , foto bawah Wagub Malut dan jajaran kanwil Ditjepas saat foto bersamaTERNATE – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Maluku Utara menggelar acara Tasyakuran dan Pameran Karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di LPKA Kelas II Ternate, pada Rabu (19/11/2025). Acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati satu tahun berdirinya Kemenimipas, mengusung tema “Satu Langkah, Satu Semangat, Satu Pengabdian untuk Bangsa.”
Acara penting ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, unsur Forkopimda, serta jajaran Imigrasi dan Pemasyarakatan, termasuk para pimpinan UPT se-Malut. Para tamu disambut langsung oleh Kakanwil Ditjenpas Malut, Said Mahdar, dan Kakanwil Ditjenim Malut, M. Ridwan.
Kakanwil Ditjenpas Malut, Said Mahdar, menyebut dalam satu tahun terakhir pada 2025, Kanwil Ditjenpas Malut telah menorehkan beragam pencapaian signifikan yang selaras dengan Visi Kementerian IMIPAS untuk menjadi instansi pelayanan publik yang terdepan, transparan, dan akuntabel.
Said juga mengapresiasi kebijakan akselerasi Kementerian yang dinilai semakin memperkuat tata kelola pelayanan publik. Said berharap sinergi Imigrasi dan Pemasyarakatan di Maluku Utara semakin harmonis dan bertanggung jawab.
Keberhasilan ini ditegaskan Said Mahdar selaras dengan moto Dirjenpas: “Pemasyarakatan pasti bermanfaat untuk Masyarakat.” Moto ini diwujudkan melalui komitmen kuat dan kerja keras seluruh jajaran dalam mengimplementasikan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.
Semangat perubahan semakin terasa di seluruh jajaran Kanwil Ditjenpas Malut sejak pucuk pimpinan Kementerian IMIPAS, Agus Andrianto, mencanangkan 13 program akselerasi pemasyarakatan. Said Mahdar merinci beberapa program akselerasi yang menjadi fokus utama dan telah menunjukkan hasil nyata:
Said Mahdar menegaskan bahwa berbagai upaya yang dilakukan ini bertujuan untuk mendukung proses re-integrasi sosial agar warga binaan dapat kembali ke tengah Masyarakat dengan baik serta menghapus stigma negatif yang selama ini melekat terhadap narapidana.
“Capaian ini bukan akhir, melainkan awal. Kami akan terus berkomitmen, bersinergi, dan berinovasi demi mewujudkan Pemasyarakatan yang benar-benar bermanfaat bagi keamanan dan kemajuan Maluku Utara,” tutup Said Mahdar, mengakhiri perayaan satu tahun Kemenimipas di Ternate.
Tidak ada komentar