Peringati Setahun Kemenimipas 2025, Kanwil Malut Gelar Tasyakuran di LPKA Ternate, Pamerkan Karya Warga Binaan Pemasyarakatan

Editor : salinews.com
20 Nov 2025 16:35
Nasional 0 4
2 menit membaca

TERNATE – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Maluku Utara menggelar acara Tasyakuran dan Pameran Karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di LPKA Kelas II Ternate, pada Rabu (19/11/2025). Acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati satu tahun berdirinya Kemenimipas, mengusung tema “Satu Langkah, Satu Semangat, Satu Pengabdian untuk Bangsa.”

Acara penting ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, unsur Forkopimda, serta jajaran Imigrasi dan Pemasyarakatan, termasuk para pimpinan UPT se-Malut. Para tamu disambut langsung oleh Kakanwil Ditjenpas Malut, Said Mahdar, dan Kakanwil Ditjenim Malut, M. Ridwan.

Kakanwil Ditjenpas Malut, Said Mahdar, menyebut dalam satu tahun terakhir pada 2025, Kanwil Ditjenpas Malut telah menorehkan beragam pencapaian signifikan yang selaras dengan Visi Kementerian IMIPAS untuk menjadi instansi pelayanan publik yang terdepan, transparan, dan akuntabel.

Said juga mengapresiasi kebijakan akselerasi Kementerian yang dinilai semakin memperkuat tata kelola pelayanan publik. Said berharap sinergi Imigrasi dan Pemasyarakatan di Maluku Utara semakin harmonis dan bertanggung jawab.

Keberhasilan ini ditegaskan Said Mahdar selaras dengan moto Dirjenpas: “Pemasyarakatan pasti bermanfaat untuk Masyarakat.” Moto ini diwujudkan melalui komitmen kuat dan kerja keras seluruh jajaran dalam mengimplementasikan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.

Semangat perubahan semakin terasa di seluruh jajaran Kanwil Ditjenpas Malut sejak pucuk pimpinan Kementerian IMIPAS, Agus Andrianto, mencanangkan 13 program akselerasi pemasyarakatan. Said Mahdar merinci beberapa program akselerasi yang menjadi fokus utama dan telah menunjukkan hasil nyata:

  • Anti-Narkoba dan Penipuan: Berhasil memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lapas dan Rutan, menjaga integritas dan keamanan instansi.
  • Ketahanan Pangan: Memberdayakan warga binaan untuk mendukung ketahanan pangan melalui program pertanian dan perikanan, sesuai dengan potensi daerah.
  • Ekonomi Kreatif: Mendorong penguatan dan peningkatan pendayagunaan warga binaan untuk menghasilkan produk UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) yang bernilai jual.
  • Aksi Kemanusiaan: Memberikan bantuan sosial kepada keluarga warga binaan yang kurang mampu dan masyarakat di sekitar area UPT Pemasyarakatan, mempererat tali silaturahmi sosial.
  • Manajemen Kapasitas: Berupaya keras mengatasi permasalahan over capacity dan over crowd dengan solusi yang komprehensif, termasuk optimalisasi program Re-integrasi.

Said Mahdar menegaskan bahwa berbagai upaya yang dilakukan ini bertujuan untuk mendukung proses re-integrasi sosial agar warga binaan dapat kembali ke tengah Masyarakat dengan baik serta menghapus stigma negatif yang selama ini melekat terhadap narapidana.

“Capaian ini bukan akhir, melainkan awal. Kami akan terus berkomitmen, bersinergi, dan berinovasi demi mewujudkan Pemasyarakatan yang benar-benar bermanfaat bagi keamanan dan kemajuan Maluku Utara,” tutup Said Mahdar, mengakhiri perayaan satu tahun Kemenimipas di Ternate.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *